PELALAWAN – Provinsi Riau, nusantarabersahabat.com :
Pengurus Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pelalawan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Panglima Besar Hulubalang LAMR Pelalawan, Datuk Tarmizi Maskar, Sabtu, pada tanggal 29 November, mereka mendoakan agar mereka yang meninggal dunia diterima Allah SWT amal ibadahnya dan diampuni kesalahannya, serta keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah menghadapi musibah ini.
“Semoga kita semua bisa menjadikan musibah ini sebagai pembelajaran dan mengambil hikmah dari takdir yang Allah tetapkan ini,” ujar Datuk Tarmizi Maskar.
Hulubalang LAMR Pelalawan juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat Riau, untuk bersabar dan saling menolong sesama.
“Kita mampu menghadapi kesulitan pada masa-masa lalu dengan saling bergandengan tangan. Mari kita saling menguatkan dan mendoakan. Inilah saat kita berbuat kebaikan kepada sesama,” tambahnya.
Datuk Tarmizi Maskar juga berharap agar pemerintah dapat melihat kejadian ini sebagai alarm keras dari alam bahwa kita telah merusak dan menyakitinya. “Menggunduli hutan dan merusak ekosistem yang dilakukan oleh oknum tertentu, haruslah dihentikan dan tidak dibiarkan.
Sebab, yang menerima akibatnya dari bencana tanah longsor, banjir bandang, banjir besar adalah masyarakat bukan si pelaku pengrusakan hutan,” tegasnya.
Pengurus Hulubalang LAMR Pelalawan juga menyoroti bahwa kerusakan demi kerusakan alam yang diperbuat oknum tertentu itu, tidak lain berasal dari keserakahan dan ketamakannya.
“Untuk kepentingan pribadi atau golongannya dengan mengabaikan hak dan perlindungan terhadap warga setempat,” pungkasnya.
Reporter : Redaksi Pusat


















